Rabu, 20 Maret 2013

TEKNOLOGI INFORMASI

TEKNOLOGI INFORMASI

Grafik Tablet


PENGERTIAN

Tablet grafis (Inggris: Graphic Tablet, atau digitizing tablet, graphics pad, drawing tablet) adalah perangkat keras (hardware) atau input device komputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan tangan dan memasukkan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil. 
Sebuah graphic tablet terdiri dari tablet digital dan sebuah kursor ataupun sebuah pena digital (pen). Tablet digital memiliki permukaan yang pipih sebagai alas gambar yang terdiri atas perlengkapan elektronik yang dapat mendeteksi gerakan kursor atau pena digital kemudian menerjemahkannya menjadi sinyal digital yang dikirim langsung ke komputer. Setiap titik atau gerakan pada tablet merepresentasikan titik atau gerakan pada layer monitor, inilah yang membedakannya dengan fungsi mouse yang tergantung pada letak kursor. Hasil gambar tidak akan terlihat pada tablet itu sendiri, melainkan pada monitor komputer.
Graphic tablet adalah alat input yang memungkinkan penggunanya untuk menggambar pada komputer dengan tangan, seperti menggambar di atas kertas.
Kursor (disebut juga puck) berfungsi layaknya mouse pada komputer, hanya saja kursor ini dapat memiliki sebanyak 16 tombol dan memiliki jendela dengan helai-helai rambut (crosshairs) di dalamnya sebagai tempat posisi ujung titik yang dituju. Sementara Pena digital (disebut juga stylus) mirip dengan pena ballpoint, hanya saja memakai tidak memakai tinta melainkan dilengkapi oleh ujung elektronik.
 
OPERASI
Tablet Pasif 
Tablet pasif, yang diperkenalkan oleh Wacom, menggunakan teknologi induksi elektromagnetik, dimana kabel horizontal dan vertikal dari tablet beroperasi sebagai pengirim dan penerima gulungan-gulungan (coils). Tablet membangkitkan sinyal elektromagnetik, yang diterima oleh LC circuit pada pena. Kabel di dalam tablet kemudian mengubah mode penerimaan dan membaca sinyal yang dimunculkan oleh pena. Sistem pengaturan modern juga menyediakan sensitivitas tekanan dan tombol (seperti tombol pada tetikus), dengan perangkat elektronik untuk menampilkan informasi pada pena itu sendiri, bukan pada tablet. Dengan menggunakan sinyal elektromagnetik, tablet dapat merasakan posisi stilus, tanpa stilus tersebut harus menyentuh permukaan tablet, dan memperkuat pena dengan sinyal ini berarti alat-alat yang digunakan berhubungan dengan tablet tidak memerlukan baterai.
Tablet Aktif 
Perbedaannya dengan tablet pasif terletak pada stilus. Kekuatan stilus pada tablet aktif bergantung pada baterai internal, bukan pada tablet. Pena ini menciptakan energi sendiri untuk kemudian membangkitkan sinyal pada tablet. Dengan menghilangkan kewajiban untuk memasok energi pada pena, berarti tablet akan dapat memperoleh sinyal pada pena secara konstan, karena ia tidak harus menggantikan sinyal dan mode penerima, sehingga pengirmian sinyal akan lebih efisien.

Pada kedua teknologi ini, tablet dapat menggunakan sinyal yang diterimanya untuk menentukan jarak dari pena ke permukaan tablet, angle atau posisi stylus, dan informasi lain yang berkaitan dengan posisi atau arah pena di atas permukaan untuk kemudian diterjemahkan menjadi gambar atau sketsa.

Jika dibandingkan dengan layar sentuh, tablet memiliki keakuratan yang lebih tinggi dan dapat menerima informasi yang lebih banyak pada stylus. Hanya saja memang memerlukan biaya yang lebih mahal.